Lokasi : Kalinangka, Kulon Progo
Peserta: 69 anak (dari target 75 anak)
Pendamping: Ibu Maria Onk—Guru Happy Holly Kids (Pembicara dua sessi), Fasilitator mahasiswa dari berbagai universitas, Guru-guru di SD Bopkri Kalinangka, SD Bopkri Palihan, SD Bopkri Gunungijo, dan SDK Plampang
Sekolah terlibat: SD Bopkri Pranti (Bantul), SD Bopkri Sidomulyo 1 dan 2 (Sleman), SD Bopkri Temon, SD Bopkri Kalinangka, SD Bopkri Palihan, SD Kristen Widodo Plampang
Anak-anak kelas 6 sudah menyelesaikan semua tugasnya dalam belajar secara formal di sekolah sejak bulan Mei lalu. Demikian pula yang terjadi terhadap anak-anak Beasiswa dampingan kita. Sebagai bagian dari pendampingan kepada mereka, seperti biasa tahun ini kami mengadakan retreat untuk anak-anak kelas enam ini. Mempersiapkan mereka menghadapi masa remaja dan memberi motivasi agar mereka melanjutkan sekolahnya—beberapa diantara mereka memang enggan bersekolah lagi dan lebih suka bermain di rumah.
Untuk itu disusun suatu acara yang mengajak anak-anak menyadari bahwa mereka diciptakan unik dan khusus oleh Tuhan untuk menghadapi hidup ini. Anak-anak juga dibukakan berbagai talenta dan bakat mereka lewat berbagai permaianan—membuat menara dari sedotan, menuliskan cita-cita, merengkuh cita-cita—anak-anak diminta bekerja sama mengambil cita-cita yg sudah ditulis di tempat yang cukup jauh dari jangkauan tangan, dan berbagai permainan kerjasama.
Kegiatan dibagi menjadi dua kegiatan utama yaitu ceramah di sore dan malam hari serta outbond di pagi siang harinya. Semua dijalankan dengan penuh permainan.
Tema yang merangkai kegiatan ini adalah : Kempompong Menjadi Kupu-Kupu. Perubahan dari Kepompong menjadi Kupu-Kupu dijadikan semacam lambang bagi anak-anak dalam mereka berproses menjadi manusia yang lebih dewasa. Pada saatnya mereka akan menjadi pribadi yang indah, kuat, pantang menyerah, dan siap terbang menghadapi dunia ini. Tapi mereka tidak sendirian di dunia ini, ada banyak orang dan anak yang juga siap terbang menghadapi dunia, karena itu mereka diajak untuk bersahabat dan bekerjasama untuk hari depan yang lebih baik. Penekanan bahwa mereka ciptaan Tuhan yang pengasih menjadi bagian penting di sini. Tuhan akan sangat berperan dalam kehidupan mereka nanti karena itu mereka diajak selalu bergantung kepadaNya.
Begitulah anak-anak bergembria dalam kegiatan ini dan belajar dari berbagai aktivitas yang ada. Perpaduan fasilitator mahasiswa dari berbagai universitas di Jogja dan guru-guru menjadi komunitas yang membuat anak-anak bisa belajar lebih banyak hal. Hal ini bisa terjadi karena mereka terbagi dalam beberapa kelompok yang didampingi para fasilitator yang siap diajak berdiskusi.
Minggu ini tanggal 20 Juni 2009, Retreat ini diadakan juga untuk anak-anak di Gunung Kidul.



DIarsipkan di bawah: Kegiatan Beasiswa, Semua Tulisan | Leave a Comment »



